Jujur saja, saya benci dengan yang namanya kartu kredit. Kartu Kredit dapat menyebabkan seseorang berperilaku konsumtif. Dari perilaku konsumtif itulah kadang seseorang melakukan pembelanjaan dengan hutang melebihi kapasitas kemampuan membayarnya. Uang yang seharusnya bisa disisihkan untuk investasi terancam habis hanya untuk membeli barang-barang yang tidak terlalu dibuthkan dan bunga dari Kartu Kredit yang mencapai hingga 30% lebih. Kartu Kredit yang sejatinya digunakan untuk sesuatu yang mendesak sudah beralih fungsi menjadi sarana untuk berbelanja secara mencicil. Dan barang-barang yang dicicil cenderung kurang produktif.
Kini, sesuatu yang dulu saya benci itu ternyata malah menjadi bagian dari hidup saya. Ya, terhitung mulai bulan April 2008, saya merupakan pengguna Kartu Kredit (KK) BCA. Tenang, saya cukup berhati-hati kok dalam penggunaannya digunakan untuk , kartu kredit menyangkut masalah akhirat dimana hutang itu dibawa sampai mati, di kehidupan dunia pun hidup juga tidak akan tenang karena kita akan senantiasa diuntit oleh sebuah kewajiban yang harus segera dilunasi. Namun, setelah memiliki penghasilan sendiri. agaknya saya memang persekaralu berhutang
Senin, 12 Mei 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar